Z

Berlomba didalam kebaikan

Bismillahirrahmanirrahim

 

Saat Perang Tabuk, yang terkenal dangan Yaumul 'Usrah (hari kesulitan) Ummu Kultsum menyaksikan sikap mulia yang ditunjukan suaminya di hadapan Rasulullah Saw dan segenap umat Islam. Sayyidina Utsman adalah sahabat yang paling kaya.

 

Ketika ada seruan untuk berjihad dengan harta dan jiwa Sayyidina Utsman bin Affan meletakan sepuluh ribu dirham di hadapan Rasulullah Saw. Melihat hal itu, beliau senang dan bersabda, "Adapun yang dilakukan Utsman setelah hari ini, tidak akan memudharatkan apa-apa, semoga Allah mengampunimu wahai Utsman, apa yang kamu rahasiakan maupun yang kamu nyatakan, dan apa yang akan terjadi sampai Hari Kiamat."

Meskipun demikian, Rasulullah Saw belum menganggap bekal yang ada cukup. Karena itu, beliau memberi motivasi dan mangajak para sahabat untuk menambahkan infak dengan berdiri di atas mimbar.

Sayyidina Utsman segera berkata, "Aku akan menyumbangkan seratus unta beserta muatannya wahai Rasulullah." Rasulullah turun satu tangga dari tangga mimbar yang paling atas. 

Sayyidina Utsman berkata lagi, "Aku akan menyumbangkan seratus unta lagi beserta muatannya." Sayyidina Utsman mengulangi perkataan setiap kali Rasulullah turun ke tangga yang lebih bawah sampai ia menyanggupi empat ratus unta.

Maka hari itu adalah harinya Sayyidina Utsman, rumah tangga Sayyidina Utsman, dan keluarga Sayyidina Utsman. Rasulullah Saw mendoakannya dan menjadikan kebaikan untuknya. Beliau Rasulullah Saw bersabda, "Apa yang dilakukan Utsman setelah hari ini tidak apa-apa, Semoga Allah mengampunimu wahai Utsman."

Setelah itu para sahabat saling berlomba didalam kebaikan, ingin menginfakkan yang terbaik dari apa yang dimiliki demi meraih ridla Allah Swt. Sayyidina Umar bin Khattab salah satu orang terdekat Rasulullah Saw berkeinginan agar kali ini bisa mengungguli sayyidina Abu Bakar didalam kebaikan, karena sayyidina Umar sadar bahwa beliau selama ini belum pernah mampu menyamai Sayyidina Abu Bakar didalam ibadah dan kebaikan. Sayyidina Umar datang dengan membawa separuh hartanya. Beliau berkata, "Aku membawa separuh hartaku wahai Rasulullah, maka Rasulullah Saw bersabda, ‘Apa yang engkau nafkahkan kepada keluargamu?’, Sayyidina Umar menjawab, ‘Sejumlah itu (karena beliau membagi separuh hartanya -pent)’ dan aku menyisakan separuh yang lain untuk keluargaku."

Setelah itu Sayyidina Abu Bakar datang menyerahkan seluruh hartanya. Rasulullah Saw bertanya kepada Sayyidina Abu Bakar, "Apakah kamu menyisakan sesuatu untuk keluargamu?" Sayyidina Abu Bakar menjawab, "Aku menyisakan Allah dan Rasul-Nya untuk mereka." Sayyidina Umar pun berdecak kagum dalam tasbih dan berkata, ‘Tidak akan pernah aku mengalahkan Abu Bakar selama-lamanya'”

wallahu ‘alam bissawab.

 

Jogjakarta, 5 Agustus 2017

Copyright by SoganBatik.com 2016. All right reserved.. Developed by masfen.id | endif.tc